Analisis Usaha Steak Murah dan Enak
Peluang Bisnis steak murah Daging
Salah satu hal penting yang harus diperhatikan saat kamu
membuka usaha steak adalah kualitas daging. Daging yang akan kamu gunakan untuk
membuat steak harus memiliki kualitas yang bagus. Wajib kamu perhatikan juga tentang
bagaimana cara memasak steak yang benar. Kamui juga harus mempelajari cara membuat saus steak yang
enak untuk menarik minat pengunjung. Serta bagaimana cara penyajian yang sesuai
untuk hidangan makanan steak. Semua itu harus kamu pelajari agar menghasilkan
sajian steak yang diminati konsumen.
Kamu juga bisa dengan memilih konsep tempat usaha yang
standar dan memakai bahan baku daging steak dari daging sapi lokal. Kamu bisa
memilih berbagai konsep yang ada dengan menambahkan sedikit sentuhan kreativitas
agar menjadikan tempat usaha kamu makin menarik dan menyenangkan bagi para
konsumen.
Konsumen steak pada umumnya ialah anak muda dari kalangan
terpelajar, orang-orang kantor dan keluarga.Kamu dapat menentukan target yang
kamu inginkan. Oleh karena itu kamu harus pintar-pintar mencari lokasi yang
ideal dan banyak ditemukan pilihan incaran pasar. Carilah tempat keramaian
contohnya kampus, sekolah, perkantoran, mall, area wisata serta tempat-tempat
lainnya. Yang terpenting selama ada banyak orang yang berkunjung ke lokasi
usaha kamu, maka bisnis steak murah kamu pasti aman.
Prospek usaha bisnis steak murah catering dan pesanan juga
sangat menjanjikan. Dengan memiliki konsep delivery order berarti keuntungan
yang kamu peroleh bertambah tanpa harus menyediakan tempat yang luas. Saat ini
persaingan antara bisnis steak murah lain juga cukup ketat. Maka kamu perlu
memiliki inovasi dari kamu sebagai pemilik usaha steak.
Setelah kamu mendapatkan lokasi yang tepat maka yang perlu
kamu pikirkan bagaimana caranya untuk menarik konsumen. Kamu harus memiliki Inovasi
karena sangat penting disini. Contohnya mendesain tempat restoran kamu sedemikian
rupa supaya menarik pengunjung dan baru pertama kali datang menjadi nyaman dan
betah berlama-lama di tempat usaha kamu. Pada akhirnya pengunjung akan mengajak
teman atau keluarganya untuk datang lagi ke tempat usaha kamu. Selain kamu bisa
membuat variasi menu steak. Misalnya dari steak daging sapi kamu bisa menambahkan
menu steak lain misalnya dengan menggunakan daging ayam atau ikan, bisa jadi
steak dari bahan baku nabati seperti dari kacang-kacangan dan lain sebagainya.
Ini dilakukan agar bisa menyesuaikan pengunjung yang tidak suka makan daging
sapi atau mungkin seorang vegetarian.
Rasa daging steak yang enak akan membuat banyak orang menggemari makanan ini. Maka dari itu peluang bisnis steak murah ini terbilang cukup tinggi. Kebanyakan orang ingin merasakan menyantap makanan dengan kesan kelas atas. Maka ada pilihan untuk kamu yang hendak membuka bisnis steak murah untuk membidik kalangan menengah keatas bisa membuka tempat usaha yang menawarkan suasana yang mewah dengan menyediakan steak yang berasal dari daging impor. Harga steak bisa lebih mahal, tapi dengan mutu yang memang terbaik.
Baca juga : Analisis Usaha Steak
Analisa Usaha Steak
Dengan asumsi berikut, setiap bulannya usaha anda akan
memiliki skema sebagai berikut :
Investasi
·
Etalase dan Tempat = Rp. 3,000,000.00
·
Kompor dan gas = Rp. 300,000.00
·
Grill = Rp. 250,000.00
·
Wajan dan panci Rp. 250,000.00
·
Tupperwar = Rp. 200,000.00
·
Kitchenware = RP. 300,000.00
·
Peralatan makan = Rp. 500,000.00
·
Meja dan kursi = Rp. 750,000.00
·
Lain-Lain = Rp. 500,000.00
Total Investasi Rp. 6,050,000.00
Penerimaan
Penjualan rata-rata per bulan
20 porsi sirloin x 20.000 x 30 = Rp. 12,000,000.00
15 porsi tenderloin x 30.000 x 30 = Rp. 13,500,000.00
10 porsi menu lain2 x 25.000 x 30 = Rp. 7,500,000.00
50 gelas minuman x 3.000 x 30 = Rp. 4,500,000.00
Total Penerimaan = Rp. 37,500,000.00
Pengeluaran
Bahan baku
·
Daging = Rp. 15,000,000.00
·
Saus = Rp. 2,500,000.00
·
Lain-lain
= Rp. 4,000,000.00
Minuman
dan pelengkap = Rp. 3,000,000.00
Total Pengeluaran Bahan Baku = Rp. 24,500,000.00
Operasional
Gaji koki
dan karyawan = Rp. 3,500,000.00
Delivery =
Rp. 500,000.00
Listrik,
air, gas = Rp. 1,000,000.00
Total Pengeluaran Operasional = Rp. 5,000,000.00
Keuntungan 8,000,000.00
Break Even Point
Kurang dari 1 bulan
Komentar
Posting Komentar